20211217_145454-1-e1639768079947
IKLAN BESAR
previous arrow
next arrow

Pelukis Jalanan Lahat Tekuni Hoby Hingga Akhir Hayat

Bagikan Berita ini ...

 

LAHAT, Detiksriwijaya – Jiwa seorang pelukis tak bisa dimiliki setiap manusia yang ada. Seorang pelukis sendiri bisa menciptakan karya seni yang indah tentunya tak musti belajar disekolahan tinggi maupun tempat les yang bagus maupun mahal. Berangkat dari hobi dan kemauan yang keras, Doni (35) warga Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat membuktikan bahwa menjadi seorang pelukis tak musti duduk di tempat les ternama bakat lukisnya didapatnya sendiri secara otodidak. 

 

Suka dukapun dirinya lalui di Ibu Kota, selama tujuh tahun menjadi pelukis jalanan di Jakarta, sempat ke Denpasar Bali, bahkan ke Negara tetangga seperti Malaysia. Mungkin karena hobi yang sudah mengakar sampai akhirnya dirinya memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Bumi Seganti Setungguan Kabupaten Lahat. 

 

“Ya begitulah, hari hari harus dijalani. Dan jangan dijadikan beban yang namanya hobi tentunya akan kita geluti sampai akhir hayat,” ungkap Doni saat dibincangi di sela sela aktifitasnya melukis di pelataran ruko  di Kelurahan Pasar Baru. Selasa (27/02/2018).

 

Dikatakan Doni dirinya tidak bakal hengkang dari frofesi namun dirinya tidak menampik untuk bisa memiliki usaha lainnya. Dikatakan dirinya frofesinya ini tidaklah muda untuk dimiliki semua orang.

 

“Paling nantinya saya bakal hijrah ketempat lain, kalau untuk hengkang rasanya tidak,” ujarnya.

 

Dulu diceritakan Doni pernah ada pengajaran ke beberapa anak anak yang mencoba dirinya didik bagaimana menjadi seorang pelukis. Namun karena tak adanya kemauan yang kuat dari anak yang dididiknya akhirnya sistem belajar les lukis dirinya hentikan.

 

“Dulu Pernah ada yang less frivat, namun terhenti, karena aktivitas ini memang harus ada kemauan yang kuat,” kenangnya.

 

Untuk harga lukisan yang dirinya patok harganya cukup bervarisi mulai dari 200 ribuan sampai Jutaan rupiah. “Harga lukis saya berkisar dari ratusan sampe jutaan rupiah,” jelasnya. 

 

Lebih lanjut dikatakan Doni, dirinya berharap hobi dan bakat yang dirinya miliki bisa sedikit lebih diperhatikan Pemerintahan setempat. 

“Bakat ini bisa ditempatkan dimana saja, sejauh ini memang saya belum ajukan proposal ke pemerintah, semoga kedepannya ada solusi yang bagus buat hobi saya,” pungkasnya. Ds01


Bagikan Berita ini ...

Lihat Lagi

Melalui JOHERPAS, Kades Gedung Agung Gugat Kapolres Empat Lawang, Kasatres Narkoba Juga Dansat Brimob Polda Sumsel Terkait Dugaan Pelanggaran HAM

Bagikan Berita ini ... Lahat, Detiksriwijaya – Lebih kurang seratus massa dari Desa Gedung Agung, …