Selasa , September 28 2021
Slider
Home / Agama / SUKA CITA HARI SANTRI WUJUD RELASI HARMONI PEMERINTAH DAN UMAT ISLAM

SUKA CITA HARI SANTRI WUJUD RELASI HARMONI PEMERINTAH DAN UMAT ISLAM

Bagikan Berita ini ...

LAHAT, Detiksriwijaya – Hari Santri Nasional yang dipusatkan di Lapangan Segantian Setungguan Kabupaten Lahat pada hari ini Senin (22/10) mengangkat tema Bersama Santri Damailah Negeri. Peringatan ini diisi dengan upacara pengibaran bendera yang diikuti beberapa santri dari pondok pesantren yang ada di Kabupaten Lahat.

Bertindak sebagai Pembina Upacara yakni Marwan Mansyur SH.MM selaku Bupati Kabupaten Lahat, sementara Komandan upacara Yugo Setia salah satu pelajar di salah satu SMA Kabupaten Lahat. Peserta upacara sendiri terdiri dari PNS Kabupaten Lahat, santriwan santriwati Pasantren, pelajar MTS Kabupaten Lahat, Panser NU Lahat. Peserta upacara ini diikut lebih kurang seribu santriwan dan santriwati.

Turut hadir Dandim 0405 / Lahat Letkol Kav.Sungudi SH, Kapolres Lahat AKBP. Roby Karya Adi Sik, Sekda Kabupaten Lahat Samsul kusirin, SH, Haerobin (Ketua FKUB Lahat), H. Surya Desman (Kaban Kesbangpol Lahat), Jaka Suparna SH (Kajari Lahat ), Suhardin (Kekemenag Lahat), Ust. Agus Sucipto (Sekertaris MUI Lahat), Persit kartika candra kirana.

Dalam amanat Bupati lahat menyampaikan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia. Dikatakan Marwan, suka cita memperingati Hari Santri yang merupakan wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri.

Kembali dikatakan Marwan, pemerintah sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Peringatan Hari Santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan,”sampainya.

Kalangan pesantren dalam hal ini adalah para kiai, santri dan elemen umat Islam yang belajar kepada orang-orang pesantren diharapkan oleh segenap bangsa Indonesia untuk mencurahkan energinya dalam rangka menjaga keutuhan dan persatuan masyarakat di tengah situasi saat ini yang penuh dengan berbagai fltnah

Selesai melaksanakan upacara dilanjutkan pelepasan pawai santri menuju rumah dinas Bupati Lahat. DS01

 


Bagikan Berita ini ...

Lihat Lagi

Sungguh Terlalu, Dipicu Hal Sepele Supir Asal Lampung Dikeroyok Di Lahat

Bagikan Berita ini ... Lahat, Detiksriwijaya – Lengkap para pelaku pengeroyokan terhadap seorang warga bernama …