Sabtu , September 18 2021
Slider
Home / Desaku / Tragedi Berdarah Di RSUD Empat Lawang, Anggota Provost Luka Tembak

Tragedi Berdarah Di RSUD Empat Lawang, Anggota Provost Luka Tembak

Bagikan Berita ini ...

Empat Lawang, Detiksriwijaya – Puluhan warga serbu RSUD Empat Lawang serta menyerang petugas kepolisian yang sedang berjaga, satu anggota Provost luka tembak senjata api rakitan.

Informasi terangkum, kejadian penyerangan yang dilakukan warga ini bermula dari ditangkapnya tiga dari delapan warga yang tak bertanggung jawab yang melakukan penganiayaan (pengeroyokan) dan melakukan penusukan senjata tajam ke dua petugas kepolisian.

Berwala sekira pukul 16.30 WIB, Rabu (31/07/2019) anggota kepolisian mendapat laporan polisi adanya tindak pidana berupa pengancaman terhadap oknum LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) di Desa Tanjung Raman.

Kemudian, tiga anggota Polsek Ulu Musi yakni Ipda Arsan Fajri, Aipda Darmawan dan Bripka Suhardi berangkat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP, red) untuk melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, setelah mendapat informasi keberadaan terduga pelaku pengancaman, anggota Polri ini menuju tempat terduga di Talang Rabu, Desa Tangga Rasa, Sikap Dalam, Empat Lawang namun di sini juga pelaku tidak ditemukan.

Kemudian informasi terakhir yang diterima pihak berwajib pelaku berada di Kuari Desa Tanjung Raman, saat dalam perjalanan anggota polisi melihat salah satu terlapor berada di dekat Jembatan Sungai Air Deras, Desa Tanjung Raman yang saat itu bersama temannya kurang lebih delapan orang.

Sesuai SOP, personil kepolisian ini turun dari mobil serta menemui pelaku, namun sikap tak bersahabat diperlihatka pelaku, ketika Ipda Arsan menyalurkan tangan untuk bersalaman, terduga bersama rekannya langsung mengeluarkan senjata tajam dan diarahkan ke Perwira polisi ini (Ipda Arsan).

Aipda Darmawan yang melihat situasi sudah tidak bersahabat langsung meberitahukan bahwa dirinya bersama rombongan adalah anggota Polisi.

Bukannya tenang, pelaku langsung menyerang mengarah ke arah Ipda Arsan dan Aipda Darmawan dengan menggunakan senjata tajam.

Naas, saat di serang tersebut Darmawan tersandung kayu dan tertelentang, dengan posisi sudah terlentang Darmawan menerima tusukan senjata tajam ke arah perut sebanyak dua kali serta di leher satu kali yang dilakukan dua orang pelaku.

Dalam pergulatan tersebut Darmawan sempat menangkis dan menghindar menggunakan tangan sebelah kiri namun lagi lagi Darmawan harus merasakan tajamnya sajam milik pelaku.

Setelah menerima luka tusuk diperut dan leher serta mengalami luka tangan sebelah kiri, Darmawan mengeluarkan senjata api dan menembak kearah paha pelaku, satu orang terjatuh dan satunya berusaha mundur.

Tak berhenti disitu, kemudian saat anggota Polri ini berdiri datang lagi tiga orang dan berusaha menyerang kembali, kembali letusan timah panas Darmawan mengenai satu lagi pelaku.

Sementara, Ipda Arsan juga mengalami luka tusuk sebanyak satu lobang. Suasana semakin tak terkendali yang memaksa anggota Polri ini mundur, saat akan pergi menjauh mobil milik anggota Polri ini sempat masih diserang dan dilempari batu.

Bripka Suardi mengemudikan kendaraan melarikan diri ke arah Kecamatan Pendopo, dan membawa kedua rekannya dengan posisi luka parah.

Atas kejadian inilah, kemudian diduga terprovikasi warga berjumlah kurang lebih 70 orang menggunakan dua unit mobil dum truk menuju tempat dimana anggota Polri tersebut yang sebelumnya dirawat.

Dengan membabi buta warga memasuki halaman rumah sakit, petugas kepolisian dari satuan fungsi Provost yang sedang berjaga menerima luka tembak yang dilakukan warga dengan menggunakan kecepek.

Atas kejadian tersebut, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Drs Firli, M,si prihatin atas kejadian tersebut. Kapolda mengajak kepada masyarakat untuk jangan terprovokasi dengan issu dan berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

“Saya prihatin atas kejadian ini kepada warga saya mengajak agar tidak mudah terprovikasi dengan isu yang tidak bertanggung jawab. Adapun korban Anggota polres yang ditusuk saat akan melakukan penangkapan 2 orang, anggota polres empat lawang yang jaga di RSUD luka tembak oleh warga yg menggunakan senjata kecepek rakitan saat menyerang RSUD empat lawang,” jelas Kapolda dibincangi Via Whatsapps. Kamis, (01/08/2019).

Sementara lanjut Kapolda, pihaknya sudah mengamanka 13 pelaku penyerangan di RSUD Empat Lawang sudah diamankan di Polres Empat Lawang kini perkara tersebut ditangani Dit Reskrimum Polda Sumsel

Sedangkan warga ada tiga orang pelaku yang melakukan penusukan terhadap anggota Polsek Ulumusi luka tembak di kaki saat akan dilakukan penangkapan.

“Situasi sejak kejadian tadi malam jam 21.00 bisa dikendalikan atas kerja keras jajaran Polres Empat Lawang, back up kekuatan dari Kompi Brimob Linggau, Polres Linggau, Polres Lahat dan Polres Pagar Alam,” jelas Kapolda.

Sementara atas kejadian ini, diterangkan Kapolda pemerintah Kabupaten Empat Lawang juga membantu untuk meredam masalah agar tidak meluas.

“Bupati Empat Lawang juga membantu mengendalikan warga dengan melibatkan tokoh masyarakat Ulu musi. Untuk itu saya menyampaikan terima kasih,” Pungkasnya.


Bagikan Berita ini ...

Lihat Lagi

Bandit Uang Negara, Mantan Kades Banjar Negara Beserta Anak Ditetapkan Tersangka Dan DPO

Bagikan Berita ini ... Lahat, Detiksriwijaya – Setelah melalui tahapan penyelidikan yang cukup panjang, akhirnya …