20211217_145454-1-e1639768079947
IKLAN BESAR
previous arrow
next arrow

Sungai Mulak Meluap Beberapa Rumah Di Desa Keban Agung Rusak Berat Terseret Air

Bagikan Berita ini ...

LAHAT, Detiksriwijaya – Intensitas curah hujan yang tinggi dari siang hari, Minggu (29.12.2019) hingga dini hari Senin, (30.12.2019) sekira pukul 04.30 Wib yang mengguyur Kecamatan Mulak dan sekitar sebabkan salah satu jembatan utama penghubung desa Pengentaan dan desa Lesung Batu, kecamatan Mulak sebingkai, kabupaten Lahat ambruk.

Akibatnya, lima desa yang menggunakan jembatan dimaksud dipastikan terisolir. Lima desa tersebut yakni desa Lesung batu, desa Ayek puar, desa Lawang agung, desa Padang kandis dan desa Pajar Bulan.

Akibat kejadian tersebut, aktifitas roda pemerintahan kecamatan juga dipastikan tidak bisa berjalan. Karena jembatan yang roboh ini merupakan jalur utama ke kantor Kecamatan bila berjalan dari arah Kota Lahat, satu satunya jalur yaang bisa digunakan yakni berputar arah melalui kabupaten Muara Enim.

Dili Kepala desa Padang Kandis, Mulak saat dibincangi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan Dili, akibatnya desa Padang kandis terisolir karena jembatan yang roboh merupakan jembatan utama yang menghubungkan desanya menuju Kota Lahat.

“Jembatan yang roboh merupakan jembatan utama menuju desa kami. Musibah ini karena derasnya hujan yang mengguyur Kecamatan mulak hingga subuh tadi. Kami mengetahui musibah ini sekira pukul 04.30 WIB dan sekarang kami masih di tempat kejadian,”kata kades dibincangi via telpon.

Dilanjutkan Dili, sudah ada pihak kepolisian maupun TNI yang berada di lokasi. Dili berharap akan segera ada solusi terkait musibah dimaksud.

“Sudah ada TNI maupun Polisi yang meninjau pasca kejadian, semoga segera ada solusi terkait bencana ini,” ujarnya.

Hunter salah seorang warga Desa Keban Agung yang sempat dibincangi mengatakan akibat luapan sungai Ayek mulak tersebut ada beberapa rumah yang hanyut selain itu panen padi di desa terancam gagal dan merugi.

“Sungai ini jatuhnyo di tengah dusun kami, rumah warga ado yang hanyut terbawa air. Selain itu, kami sekarang lagi musim panen, padi pun terbawa air dan terancam gagal,” kata dia.

Hunter berharap, secepatnya bakal ada solusi terkait kejadian yang sedang menimpa desanya.

“Semoga pihak terkait segera memberikan solusi agar masalah ini bisa teratasi,” harapnya.


Bagikan Berita ini ...

Lihat Lagi

Herman Hamzah, SH Kyai Komering Lawan 10 Pengacara Ternama, Menangkan Gugatan PTUN Terkait SK Bupati Lahat

Bagikan Berita ini ... Lahat, Detiksriwijaya -Penggugat Herawadi (59) melalui kuasa hukumnya Herman Hamzah SH, …